29 Juni 2012

Percakapan Dua Penyair

Soreku adalah air panas di dalam cangkir bening. Pucuk-pucuk teh menari dan mewarnainya.
Soreku adalah teh hangat di dalam cangkir bening. Jasmine merasuk dan memberinya aroma.
Soreku adalah cangkir bening yang kosong. Itu saja..

"Sore itu, sebatang rumput bercerita tentang cangkir kosong yang dibuang tuannya.
Si tuan marah karena isinya yang tak lagi manis.
Hingga suatu saat cangkir itu ditumbuhi sekuntum bunga mawar.
Semenjak itu, si tuan tak pernah lepas dahaganya.
Itu dulu.."


ah, mengingatmu serupa bumerang, 
selalu kembali pada kepedihan yang telah kukenang, 
sebagai bahagia yang telah menghilang..
cepat pulang..

"untuk sementara saya hilang arah kawan, 
jejak terhapus dan lupa jalan pulang. 
serupa bumerang yang tertabrak dahan, patah disatu sisi. 
kelak nanti, seorang wanita cantik akan menemukannya 
dan membentuknya menjadi baling-baling. 
hingga bebaslah saya kesana-kmari."

Tidak ada komentar: